Ini adalah rencana studi saya saat mengajukan beasiswa unggulan dari Kemendikbud.
Alhamdulillah sementara sudah lolos seleksi administrasi, tinggal tunggu jadwal wawancara tanggal 22 Agustus 2017 besok. Semoga menginspirasi.
RENCANA
STUDI
Bagian
Organisasi merupakan salah satu bagian yang mendukung kerja sekretariat Daerah
Kota Semarang. Bagian Organisasi mempunyai tugas untuk
mewujudkan organisasi pemerintah yang efektif dan efisien yang mengakomodir
tuntutan aspirasi masyarakat sehingga organisasi yang terbentuk mampu
menciptakan kesejahteraan dan pelayanan masyarakat.
Produk
yang dihasilkan pada Bagian Organisasi
adalah kebijakan–kebijakan yang terkait kelembagaan perangkat daerah,
tatalaksana dan pelayanan publik, dan juga pemberdayaan aparatur. Bagian organisasi mengatur pembentukan kelembagaan perangkat daerah, menyusun
rencana kebutuhan sumber daya manusia dan standar kompensi yang dibutuhkan untuk mengisi kelembagaan
perangkat daerah, sekaligus mengatur tatalaksana perangkat daerah tersebut.
Saya
ingin mengambil program Magister Manajemen dengan Konsentrasi Manajemen
Startegik Sektor Publik pada Universitas Diponegoro Semarang. Program Studi
Magister Manajemen Universitas Diponegoro telah medapatkan Akreditasi “A” dari
Badan Akreditasi Nasional (BAN). Selain alasan tersebut, Program Studi Magister
Manajemen Universitas Diponegoro dalam penyelenggaraan proses belajarnya
didukung oleh pengajar bergelar Guru Besar (Prof) dan Doktor (Ph.D) yang
berpengalaman. Saya sudah
mengikuti proses seleksi dan diterima menjadi mahasiswa program Magister
Manajemen dan akan memulai kegiatan perkuliahan pada pertengahan Agustus 2017.
Saat
ini masih belum ada SDM pada bagian organisasi yang menguasai manajemen
strategik sektor publik. Dengan
memiliki ilmu tentang manajemen strategik saya berharap bisa memberikan masukan
berupa evaluasi atas kebijakan yang telah disusun oleh Bagian Organisasi agar
selalu efektif dan efisien, melaksanakan monitoring kebijakan dan memberikan
rekomendasi perbaikan sesuai dengan
perubahan dinamika lingkungan eksternal, memberikan tinjuan aktual mengenai
kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang mungkin terjadi atas suatu
kebijakan serta memberikan masukan berupa inovasi atas kebijakan publik sesuai
dengan tuntutan masyarakat.
Program
studi Magister Manajemen Universitas Diponegoro diselenggarakan
dengan sistem kredit semester (SKS) dengan beban Studi 42 SKS
yang ditempuh dalam waktu 4 (empat) semester atau 24 bulan . Struktur mata kuliah dibagi
menjadi Mata Kuliah Pra MM yang memiliki 0 SKS, Mata Kuliah Keahlian
Dasar sebanyak 24 SKS , Mata Kuliah Keahlian Spesialistik sebanyak 12 SKS, dan
6 SKS untuk penyusunan tesis .
Untuk Mata Kuliah Keahlian Dasar yang akan saya ambil terdiri
dari ;
|
No.
|
Mata Ajar
|
Jumlah SKS
|
|
1
|
Pemecahan Masalah dan
Pengambilan Keputusan
|
3
|
|
2
|
Manajemen Pemasaran
|
3
|
|
3
|
Manajemen Keuangan
|
3
|
|
4
|
Manajemen Sumber Daya Manusia
dan Kepemimpinan Etis
|
3
|
|
5
|
Manajemen Kinerja Operasional
|
3
|
|
6
|
Manajemen Strategik
|
3
|
|
7
|
Akuntansi Manajemen
|
3
|
|
8
|
Ekonomi Manajerial
|
3
|
Sedangkan untuk
Keahlian Spesialistik, mata kuliah yang saya ambil antara lain ;
|
No.
|
Mata Ajar
|
Jumlah SKS
|
|
1
|
Manajemen Diversitas
|
3
|
|
2
|
Manajemen Layanan Sektor Publik
|
3
|
|
3
|
Riset Manajemen Strategik
Sektor Publik
|
3
|
|
4
|
Seminar Manajemen Strategik
Sektor Publik
|
3
|
Sistem perkuliahan
berbentuk paket selama semester 1 dan mulai ditawarkan mata kuliah keahlian
spesialistik pada semester 2 dan semester 3 beserta mata kuliah pendukung persiapan tesis. Untuk semester 4 saya
akan fokus pada penyusunan tesis. Selama perkuliahan berlangsung saya akan
menambah pengetahuan saya dengan mengikuti seminar-seminar, memanfaatkan Galeri
Investasi Bursa Efek Indonesia yang terdapat di gedung MM untuk belajar tentang pasar saham,
dan juga memperdalam ilmu manajemen dengan fasilitas jurnal gratis yang di
tawarkan di kampus.
Untuk estimasi biaya perkuliahan selama 4
semester sebagai berikut :
|
No.
|
Jenis Biaya
|
Nominal
|
|
1
|
Semester I
-
SPP
-
Matrikulasi
-
Sumbangan
Pengembangan Institusi
|
Rp.
11.550.000,00
Rp. 8.400.000,00
Rp. 5.300.000,00
|
|
2
|
Semester II
-
SPP
|
Rp.
11.550.000,00
|
|
3
|
Semester III
-
SPP
|
Rp. 11.550.000,00
|
|
4
|
Semester IV
-
SPP
|
Rp.
11.550.000,00
|
|
5
|
Biaya hidup
dan biaya pendukung perkuliahan per bulan
|
Rp. 1.600.000,00
|
|
6
|
Biaya buku per
tahun
|
Rp. 2.000.000,00
|
Harapan saya
setelah menyelesaikan studi di Magister Manajemen Universitas Diponegro, ilmu
yang telah dipelajari dapat diaplikasikan untuk memberi solusi yang tepat
terhadap permasalahan-permasalahan bidang kelembagaan, tatalaksana dan
pelayanan publik dan juga pendayagunaan aparatur dan
analisis jabatan. Selama berada
pada Bagian
Organisasi
Sekretariat Daerah Kota semarang,
permasalahan-permasalahan yang berhasil saya petakan dapat dilihat pada matriks
berikut:
|
A.
|
Permasalahan
Subbagian Kelembagaan
|
|
|
No.
|
Masalah
|
Faktor Penyebab
|
|
1
|
Belum
efektifnya Organisasi Perangkat Daerah yang baru.
|
-
Tumpang tindih tugas pokok dan fungsi antar
perangkat daerah.
-
Penyusunan tupoksi yang belum melibatkan para
pemangku jabatan secara langsung.
|
|
2
|
Organisasi
perangkat daerah yang sudah terbentuk belum membuat dokumen pendukung untuk
mempertahankan unit kerjanya
|
-
Terbitnya peraturan – peraturan baru dalam penataan
kelembagaan perangkat daerah
|
|
3
|
Kurangnya
respon perangkat daerah dalam rangka evaluasi kelembagaan.
|
-
Perangkat daerah belum memahami tupoksi
masing-masing
|
|
B.
|
Permasalahan Subbagian Tatalaksana dan Pelayanan
Publik
|
|
|
No.
|
Masalah
|
Faktor Penyebab
|
|
1
|
Panjangnya
alur pelayanan yang menjadi sebagian besar tema pengaduan masyarakat.
|
-
Kurangnya inovasi pelayanan publik dari OPD
penyelenggara pelayanan.
-
Masih rendahnya kesadaran penyelenggara pelayanan
untuk memberikan pelayanan terbaik.
|
|
C.
|
Permasalahan Subbagian Pendayagunaan Aparatur dan
Analisis Jabatan
|
|
|
No.
|
Masalah
|
Faktor Penyebab
|
|
1
|
Banyak
organisasi perangkat daerah yang belum menyadari pentingnya analisis jabatan
dan analisis beban kerja
|
-
Fokus penyusunan analisis jabatan dan analisis beban
kerja hanya ada pada bagian organisasi .
-
Minimnya sosialisasi akan pentinganya penyusunan
analisis jabatan dan analisis beban kerja bagi organisasi perangkat daerah.
|
|
2
|
Belum
maksimalnya pelaksanaan reformasi birokrasi
|
-
Pelaksanaan reformasi birokrasi selama ini masih fokus
pada kajian dan penerbitan peraturan daerah, belum pada pelaksanaan.
|
Selain dapat mengatasi permasalahan-permasalahan
di atas, saya berharap pengetahuan
dan wawasan yang diperoleh
selama studi dapat memberi kontribusi positif dengan membagikannya
kepada organisasi perangkat daerah dalam kegiatan bimbingan teknis serta
dengan menghasilkan
kajian-kajian akademik yang dapat memperbaiki bussines process yang ada pada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah
Kota Semarang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar