Jumat, 11 Agustus 2017

Contoh Rencana Studi

Kali ini saya cuma mau share aja tentang cara penyusunan rencana studi. rencana studi biasanya di susun saat kita mau masuk perguruan tinggi atau buat syarat pengajuan beasiswa.
Ini adalah rencana studi saya saat mengajukan beasiswa unggulan dari Kemendikbud.
Alhamdulillah sementara sudah lolos seleksi administrasi, tinggal tunggu jadwal wawancara tanggal 22 Agustus 2017 besok. Semoga menginspirasi.


RENCANA STUDI

Bagian Organisasi merupakan salah satu bagian yang mendukung kerja sekretariat Daerah Kota Semarang.  Bagian Organisasi mempunyai tugas untuk mewujudkan organisasi pemerintah yang efektif dan efisien yang mengakomodir tuntutan aspirasi masyarakat sehingga organisasi yang terbentuk mampu menciptakan kesejahteraan dan pelayanan masyarakat.
Produk yang dihasilkan pada Bagian Organisasi  adalah kebijakan–kebijakan yang terkait kelembagaan perangkat daerah, tatalaksana dan pelayanan publik, dan juga pemberdayaan aparatur.  Bagian organisasi mengatur pembentukan  kelembagaan perangkat daerah, menyusun rencana kebutuhan sumber daya manusia dan standar kompensi  yang dibutuhkan untuk mengisi kelembagaan perangkat daerah, sekaligus mengatur tatalaksana perangkat daerah tersebut.  
Saya ingin mengambil program Magister Manajemen dengan Konsentrasi Manajemen Startegik Sektor Publik pada Universitas Diponegoro Semarang. Program Studi Magister Manajemen Universitas Diponegoro telah medapatkan Akreditasi “A” dari Badan Akreditasi Nasional (BAN). Selain alasan tersebut, Program Studi Magister Manajemen Universitas Diponegoro dalam penyelenggaraan proses belajarnya didukung oleh pengajar bergelar Guru Besar (Prof) dan Doktor (Ph.D) yang berpengalaman. Saya sudah mengikuti proses seleksi dan diterima menjadi mahasiswa program Magister Manajemen dan akan memulai kegiatan perkuliahan pada pertengahan Agustus 2017.
Saat ini masih belum ada SDM pada bagian organisasi yang menguasai manajemen strategik sektor publik. Dengan memiliki ilmu tentang manajemen strategik saya berharap bisa memberikan masukan berupa evaluasi atas kebijakan yang telah disusun oleh Bagian Organisasi agar selalu efektif dan efisien, melaksanakan monitoring kebijakan dan memberikan rekomendasi perbaikan  sesuai dengan perubahan dinamika lingkungan eksternal, memberikan tinjuan aktual mengenai kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang mungkin terjadi atas suatu kebijakan serta memberikan masukan berupa inovasi atas kebijakan publik sesuai dengan tuntutan masyarakat.
Program studi  Magister Manajemen Universitas Diponegoro diselenggarakan dengan sistem kredit semester (SKS) dengan beban Studi  42  SKS yang ditempuh dalam waktu 4 (empat) semester  atau 24 bulan . Struktur mata kuliah dibagi menjadi  Mata Kuliah Pra MM  yang memiliki 0 SKS, Mata Kuliah Keahlian Dasar sebanyak 24 SKS , Mata Kuliah Keahlian Spesialistik sebanyak 12 SKS, dan 6 SKS untuk penyusunan tesis .
Untuk Mata Kuliah Keahlian Dasar yang akan saya ambil terdiri dari ;
No.
Mata Ajar
Jumlah SKS
1
Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan
3
2
Manajemen Pemasaran
3
3
Manajemen Keuangan
3
4
Manajemen Sumber Daya Manusia dan Kepemimpinan Etis
3
5
Manajemen Kinerja Operasional
3
6
Manajemen Strategik
3
7
Akuntansi Manajemen
3
8
Ekonomi Manajerial
3

Sedangkan untuk Keahlian Spesialistik, mata kuliah yang saya ambil antara lain ;
No.
Mata Ajar
Jumlah SKS
1
Manajemen Diversitas
3
2
Manajemen Layanan Sektor Publik
3
3
Riset Manajemen Strategik Sektor Publik
3
4
Seminar Manajemen Strategik Sektor Publik
3

Sistem perkuliahan berbentuk paket selama semester 1 dan mulai ditawarkan mata kuliah keahlian spesialistik pada semester 2 dan semester 3 beserta  mata kuliah pendukung persiapan tesis. Untuk semester 4 saya akan fokus pada penyusunan tesis. Selama perkuliahan berlangsung saya akan menambah pengetahuan saya dengan mengikuti seminar-seminar, memanfaatkan Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia yang terdapat di gedung MM untuk belajar tentang pasar saham, dan juga memperdalam ilmu manajemen dengan fasilitas jurnal gratis yang di tawarkan di kampus.
Untuk estimasi biaya perkuliahan selama 4 semester  sebagai berikut :
No.
Jenis Biaya
Nominal
1
Semester I
-          SPP
-          Matrikulasi
-          Sumbangan Pengembangan Institusi

Rp. 11.550.000,00
Rp.   8.400.000,00
Rp.   5.300.000,00
2
Semester II
-          SPP

Rp. 11.550.000,00
3
Semester III
-          SPP

Rp. 11.550.000,00
4
Semester IV
-          SPP

Rp. 11.550.000,00
5
Biaya hidup dan biaya pendukung perkuliahan per bulan

Rp.   1.600.000,00
6
Biaya buku per tahun
Rp.   2.000.000,00

Harapan saya setelah menyelesaikan studi di Magister Manajemen Universitas Diponegro, ilmu yang telah dipelajari dapat diaplikasikan untuk memberi solusi yang tepat terhadap permasalahan-permasalahan bidang kelembagaan, tatalaksana dan pelayanan publik dan juga pendayagunaan aparatur dan analisis jabatan. Selama berada pada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota semarang, permasalahan-permasalahan yang berhasil saya petakan dapat dilihat pada matriks berikut:
A.
Permasalahan Subbagian Kelembagaan
No.
Masalah
Faktor Penyebab
1
Belum efektifnya Organisasi Perangkat Daerah yang baru.
-      Tumpang tindih tugas pokok dan fungsi antar perangkat daerah.
-      Penyusunan tupoksi yang belum melibatkan para pemangku jabatan secara langsung.
2
Organisasi perangkat daerah yang sudah terbentuk belum membuat dokumen pendukung untuk mempertahankan unit kerjanya
-      Terbitnya peraturan – peraturan baru dalam penataan kelembagaan perangkat daerah
3
Kurangnya respon perangkat daerah dalam rangka evaluasi kelembagaan.
-      Perangkat daerah belum memahami tupoksi masing-masing
B.
Permasalahan Subbagian Tatalaksana dan Pelayanan Publik
No.
Masalah
Faktor Penyebab
1
Panjangnya alur pelayanan yang menjadi sebagian besar tema  pengaduan masyarakat.
-      Kurangnya inovasi pelayanan publik dari OPD penyelenggara pelayanan.
-      Masih rendahnya kesadaran penyelenggara pelayanan untuk memberikan pelayanan terbaik.
C.
Permasalahan Subbagian Pendayagunaan Aparatur dan Analisis Jabatan
No.
Masalah
Faktor Penyebab
1
Banyak organisasi perangkat daerah yang belum menyadari pentingnya analisis jabatan dan analisis beban kerja
-      Fokus penyusunan analisis jabatan dan analisis beban kerja hanya ada pada bagian organisasi .
-      Minimnya sosialisasi akan pentinganya penyusunan analisis jabatan dan analisis beban kerja bagi organisasi perangkat daerah.
2
Belum maksimalnya pelaksanaan reformasi birokrasi
-      Pelaksanaan reformasi birokrasi selama ini masih fokus pada kajian dan penerbitan peraturan daerah, belum pada pelaksanaan.

Selain dapat mengatasi permasalahan-permasalahan di atas, saya berharap pengetahuan dan wawasan yang diperoleh selama studi dapat memberi kontribusi positif dengan membagikannya kepada organisasi perangkat daerah dalam kegiatan bimbingan teknis serta dengan menghasilkan kajian-kajian akademik yang dapat memperbaiki bussines process yang ada pada Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Semarang.



                                                                                                                            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar